12 IPA 3 SMAN 1 Ciseeng 2018/2019
Siapa yang tidak pernah dengar dengan ucapan ini "masa SMA, adalah masa terindah"Tapi jujur aja, aku tidak sependapat dengan ucapan itu, menurut aku masa SMA ku disana terbilang biasa aja, meskipun teman-temanku asik dan juga aku termasuk salah satu juara kelas. Tapi serius, semuanya berasa biasa aja...
Ah aku paham, kayaknya karena saat itu adalah masa HP udah mulai canggih, tapi kebanyakan dari kita suka 'scroll' feed instagram. Dan kita sangat suka menikmati moment saat speaker kelas mulai berbunyi dan memutar kan musik-musik hits pada zaman itu seperti lagu HIVI "Siapkah kau tuk jatuh cinta lagi"
Tapi jelas bukan karna itu, itu seru... Hmm..
Sepertinya aku tidak merasa berwarna di masa SMA karena aku tidak suka dekat dengan cowok. Dan juga kehidupan sehari-hari aku hanya berisi sekolah-pulang saja. Pantesan kurang berwarna huhu..
Tapi tak apa, aku tetap membuat sebuah puisi saat itu..
Inilah puisi yang aku buat pada masanya
Terima kasih telah jadi keluarga
Jutaan canda tawa juga air mata menjadi pelangi pengisi hari,
tak dirasa semua hal telah terlewati.
Semua tau keluarga kita yang tak kompak, tapi kita tau pula kekompakan nan hadir pada saat-saat tepat.
Bahkan gurupun tau sosoknya keluarga ini, terutama candaan yang berlebih,
tapi jangan pernah kau lupakan masa ini.
Semua tau, kita tau, tak lama lagi kita kan berpisah,
Maafkanlah kita yang seperti ini.
Puisi berjudul "Keluarga"
Jika ucapan berkata "Kelas bah Keluarga"Terima kasih telah jadi keluarga
Jutaan canda tawa juga air mata menjadi pelangi pengisi hari,
tak dirasa semua hal telah terlewati.
Semua tau keluarga kita yang tak kompak, tapi kita tau pula kekompakan nan hadir pada saat-saat tepat.
Bahkan gurupun tau sosoknya keluarga ini, terutama candaan yang berlebih,
tapi jangan pernah kau lupakan masa ini.
Semua tau, kita tau, tak lama lagi kita kan berpisah,
Maafkanlah kita yang seperti ini.
Meski maaf hanyalah soal rasa, namun
tanpa maafmu kan perih dijiwa.
Takdir tak menjanjikan kita tuk temu lagi, tapi harap tak putus silaturahmi.
Keluarga yang begini tak jadi halangan tuk jadi bintang-bintang.
Masa depan cerah kita akan datang...
By: Juita Kirana
Hai, aku ga berharap teman ku ada yang baca blog ini ya, haha..
Takdir tak menjanjikan kita tuk temu lagi, tapi harap tak putus silaturahmi.
Keluarga yang begini tak jadi halangan tuk jadi bintang-bintang.
Masa depan cerah kita akan datang...
By: Juita Kirana
Hai, aku ga berharap teman ku ada yang baca blog ini ya, haha..
Tapi kalau ada yg baca yaudah terimakasih udah mau baca..
Aku selalu berharap kita semua bisa berkesempatan untuk hidup bahagia dan sejahtera selamanya, jika kalian tetap memiliki hati nurani yang baik.
Tentu saja aku mendoakan orang yang baik!
Oke, see u on top gaiss...
Terimakasih untuk siapapun yang baca.
